Cerita Dikit Ah

11-word-story-competitionHampir lupa password blog ini, termasuk password email tempat saya mendaftarkan blog ini. Setelah ‘mengadu’ ke orang bijak, akhirnya saya (dengan bodohnya) tahu bagaimana cara melakukan verifikasi melalui SMS.

Memindahkan blog ini ke blog dengan domain sendiri bukan hal yang mudah, apalagi saya termasuk orang malas untuk copy-paste isi blog ini ke blog yang baru. Jadi, tetaplah seperti ini.

Ada beberapa cerita yang unik (menurut saya) yang bisa saya ceritakan disini. Salah satunya adalah betapa paniknya orangtua saya karena anaknya yang sudah menginjak usia 30 ini belum juga menikah. Walaupun Jodoh ditangan Hansip, tapi tetap saja kita harus aktif mencarinya kan? Dan lucunya, yang aktif mencarikan jodoh untuk saya adalah orangtua saya sendiri.

Nah, mulailah perkenalan, dari mulai gereja sampai ke perkumpulan keluarga. Hasilnya, tidak satupun yang “nyantol” dihati. Sampai orangtua bingung sebetulnya tipe wanita seperti apa yang saya inginkan. Seringkali saya bilang ke orangtua, bahwa wajah dan body tidak masuk dalam hitungan “wanita idaman” saya. Kepintaran, kesopanan, dan kesederhanaan adalah yang utama. Nah sekarang banyak sekali wanita yang punya semua “sampul” itu tetapi tidak punya apa yang saya inginkan.

Terlalu banyak menuntut? Errr, sepertinya tidak. Jika saya menuntut wanita yang cantik, body seperti kapal pesiar, atau kulit semulus kulit buaya, mungkin terlalu banyak menuntut. Tetapi kepintaran, kesopanan, dan kesederhanaan bukannya itu harus menjadi sikap wanita pada umumnya ya? Well, dari apa yang saya lihat dari IBU TERCINTA, ketiga sifat diatas ada pada ibu saya, dan juga adik perempuan saya.

Saya adalah “anak mami” sejati. Walaupun sering bertengkar dan berbeda pendapat, saya mencintai Ibu saya lebih dari apapun. Dan saya tau persis kemauan ibu saya tentang menantunya kelak yang untungnya itu juga adalah kemauan saya tentang istri saya kelak.

Oke cukup soal jodoh menjodohkan ini. Kita beralih ke topik yang lain.

Ada yang menonton bola Indonesia vs Brunei tadi? Mengejutkan ya, Garuda Muda bisa menang telak 5-0 melawan Brunei. Saya yang selalu skeptis dengan kesebelasan Indonesia, merasa ‘terobati’ dengan kemenangan Garuda Muda hari ini. Walaupun jalan ke final masih lama, tetapi ini merupakan awal yang baik.

Saya sendiri bukan fans sepakbola, saya bukan fans dari salah satu club bola. Saya juga tidak memiliki atribut sepakbola atau club bola apapun. Tapi saya suka menonton pertandingan, suka melihat gol yang tercipta atau permainan yang bagus. Dan yang terpenting, saya suka teriak-teriak sendiri kalau terjadi gol.

Sepakbola mungkin salah satu cara yang baik untuk mengumpulkan orang-orang untuk menonton tim kesayangannya berlaga di lapangan hijau (haisss). Dan jika anda memiliki bisnis/produk yang ingin dipromosikan, beriklan di tayangan sepakbola mungkin merupakan salah satu cara untuk meningkatkan penjualan anda. Walaupun saya tidak tau juga sih apakah efektif beriklan di acara seperti ini.

Caranya sederhana, anda bisa mencetak brosur lalu dibagikan di acara nonton bareng sepakbola, atau diselipkan di mobil/motor para penonton acara tersebut. Atau anda bisa membayar sejumlah uang untuk bisa “mengibarkan” spanduk di acara tersebut atau meminta MC untuk menyebutkan produk anda. Apalagi jika anda bisa mengaitkan produk anda dengan bola seperti “Nonton bola belum lengkap tanpa kacang Merpati” dan sejenisnya.

Oke, tulisan ini (atau lebih tepatnya ketik-ketik keyboard ini) cukup sampai disini dulu, ada banyak tulisan yang tertanam di benak saya untuk saya bagikan ke anda di hari esok, terutama tulisan yang menumbuhkembangkan iman percaya anda.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s