Menikmati Kebaikan Tuhan

Malam mulai datang ketika saya mengetik blog ini. Seorang hamba Tuhan pernah mengucapkan “Kita seringkali tidak tidur memikirkan masalah kita. Tapi pernahkah kita tidak tidur memikirkan kebaikan Tuhan?”

Jawaban bagi pertanyaan tersebut bagi saya jelas: ‘TIDAK’

Seringkali kita menganggap kebaikan Tuhan adalah hal-hal yang menurut kita menyenangkan/menguntungkan bagi kita. Tanpa kita sadari, apa yang menurut kita baik kadang justru membunuh kita sendiri. Contoh sederhananya, jika anda adalah pecinta daging, buat anda daging itu baik, tanpa anda sadari, terlalu banyak makan daging membuat anda bisa menderita berbagai penyakit yang bisa membunuh anda.

Ketika seseorang mengingatkan anda untuk tidak makan daging, anda menjadi marah, anda berpikir kalau orang tersebut tidak mengerti anda, dan anda mulai membenci orang tersebut.

Persis seperti itulah Tuhan memandang kita. Kita sebagai manusia dengan semua keterbatasan kita lebih suka melakukan apapun yang menurut kita baik, yang mungkin berdampak buruk bagi kita di masa yang akan datang.

Matius 7:9-11 menyebutkan: “Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika dia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepadaNya”

Seringkali seperti yang saya sebutkan diatas, kita menganggap apa yang baik menurut kitalah yang kita pikir akn disediakan oleh Tuhan.

Ada 2 hal mengapa Tuhan tidak selalu memberikan yg terbaik menurut kita:
1. Tuhan tahu dan sedang mempersiapkan yg lebih baik untuk kita
2. Tuhan bukan pembantu kita yang harus menuruti semua keinginan kita

Anda mungkin tiba-tiba tersadar akan yang nomor 2. Anda mengharap bahwa Dia yang punya kedudukan jauh lebih tinggi dari anda mau memenuhi semua yang anda inginkan? Come on…

Dia Tuhan, dengan kekuasaanNya yang tidak terbatas, yang bisa saja mencabut nyawa anda dan melemparkannya ke neraka yang paling hina. Dan anda selalu protes setiap kali anda mendapatkan sesuatu yang menurut anda tidak baik? Seharusnya, dengan Dia tidak murka saja sudah cukup bagi kita kan?

Tapi bukankah Tuhan yang kita sembah berjanji untuk merancangkan yang baik bagi kita? Bukankah segala masalah yg kita hadapi justru akan membuat kita semakin kuat dan membuat kita semakin dekat kepadaNya?

Bahkan lebih dari itu, bukankah Tuhan yg kita sembah sudah terlebih dahulu berkorban dan membayar dosa kita dengan darahNya sendiri? Sehingga kita yang percaya kepadaNya tidak akan binasa melainkan beroleh hidup yang kekal! Sehingga pertanyaan kita bukan lagi “kalau mati masuk kemana?” Tetapi “bagaimana saya bisa melakukan kehendakNya selama saya masih hidup di dunia?”

Apapun yang tampak jahat atau tidak baik yang terjadi di hidup kita, selalupercaya bahwa Tuhan yang kita sembah selalu merancangkan yang terbaik bagi kita. Dan selama kita bergantung kepadaNya dan tetsp percaya penuh kepadaNya, kita tahu kita akan selalu keluar sebagai pemenang. Dan upah yang kita dapatkan besar di surga.

Jadi, melai memandang kebaikan Tuhan dari sudut pandang yang berbeda, dan Tuhan akan membawa kita mengalami kemenangan demi kemenangan.

Sampai jumpa di tulisan saya yang lain, Tuhan Yesus Kristus memberkati kita semua. Shalom!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s