Post Pertama di 2014

Ya, sekali lagi saya meninggalkan blog ini tak bertuan. Kelemahan saya mengingat password dan malasnya saya menuliskan password saya di sebuah note membuat saya bingung. Saya berharap saya bisa menuliskan password saya di sebuah kertas dan menyimpannya di deposit box di bank sehingga jika saya lupa password saya di tengah malam, saya bisa ke bank di tengah malam dan ditangkap satpam.

Continue reading

Jangan Sia-siakan KematianNya

19-jesus-on-crossHari ini dalam doa malam saya, saya mendengarkan Sari Simorangkir dan Sammy Simorangkir yang berjudul: Karya Terbesar. Sambil mengangkat pujian ini, saya diingatkan lagi tentang penderitaan Kristus di Kayu Salib. Harusnya kita yang berada disana, dihakimi karena kejahatan kita. Tetapi Kristus, rela ‘merendahkan’ diriNya sampai titik 0 dan mati bagi kita.

Orang boleh pikir ini adalah sebuah kebodohan, sebuah dongeng sebelum tidur atau apalah. Tetapi bagi saya (dan mungkin juga anda), tidak ada BUKTI CINTA yang lebih besar selain RELA MATI UNTUK ORANG YANG DICINTAI. Dan begitu bodohnya kita, ketika T.U.H.A.N yang turun dari surga, MATI untuk kita, lalu kita sia-siakan.

Continue reading

Cerita Dikit Ah

11-word-story-competitionHampir lupa password blog ini, termasuk password email tempat saya mendaftarkan blog ini. Setelah ‘mengadu’ ke orang bijak, akhirnya saya (dengan bodohnya) tahu bagaimana cara melakukan verifikasi melalui SMS.

Memindahkan blog ini ke blog dengan domain sendiri bukan hal yang mudah, apalagi saya termasuk orang malas untuk copy-paste isi blog ini ke blog yang baru. Jadi, tetaplah seperti ini.

Ada beberapa cerita yang unik (menurut saya) yang bisa saya ceritakan disini. Salah satunya adalah betapa paniknya orangtua saya karena anaknya yang sudah menginjak usia 30 ini belum juga menikah. Walaupun Jodoh ditangan Hansip, tapi tetap saja kita harus aktif mencarinya kan? Dan lucunya, yang aktif mencarikan jodoh untuk saya adalah orangtua saya sendiri.

Continue reading